• alt

    Harmoni Busana

    Mahabenar Allah yang telah berfirman: "Hai, anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik ..." QS. Al-A'raf: 26

  • alt

    Putih lagi Suci

    Rasulullah Shallallaahu 'Alayhi wa Sallam bersabda, yang artinya: "Pakailah pakaian berwarna putih karena warna putih lebih suci dan lebih baik. ..." HR. Ahmad (5, 10, 13, 17, 19), an-Nasa-i (IV/34, VIII/205), at-Tirmidzi (2810) dan ia menshahihkannya, Ibnu Majah (3567), al-Hakim (IV/185) dan ia menshahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi. Demikian juga diriwayatkan oleh al-Hakim (I/354-355) dari Samurah Radhiyallaahu'an. Lihat kitab Shahiihul Jaami'(1235).

  • alt

    Disenangi Rasulullah

    Berdasarkan hadits shahih disebutkan bahwasanya pakaian yang paling disenangi Rasulullah Shallallaahu 'Alayhi wa Sallam adalah gamis. | HR. Abu Dawud (4025), at-Tirmidzi (1764), dan Ibnu Majah (3575) dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'Anha. Lihat kitab Shahiih Abi Dawud (3396).

  • alt

    NO ISBAL

    Isbal (panjang pakaian melewati mata kaki) | Rasulullah Shalallaahu 'Alayhi wa Sallam bersabda, yang artinya: "Panjang sarung seorang Mukmin sampai ke otot betis atau sampai batas mata kaki. Adapun sarung (dan sejenisnya) yang sampai di bawah mata kaki maka temptanya di Neraka". HR. Ahmad (II/287) dari Abu Hurairah Radhiyallaahu 'Anhu. Lihat kitab Shahiihul Jaami' (920).

  • alt

    Busana Perempuan

    Perempuan wajib memanjangkan pakaiannya agar kedua kakinya tidak kelihatan. Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallah 'Alayhi wa Sallam, yang artinya: "Kain kaum wanita dipanjangkan sejengkal di bawah mata kaki", Ummu Salamah Radhiyallahu 'Anha berkata, "Kalau begitu, kedua kakinya masih tetap kelihatan.", Beliau kembali bersabda, "Jika masih keliatan, maka panjangkan satu hasta, namun jangan lebih dari itu." HR. Malik dalam al-Muwaththa' (II/915/13), Ahmad (VI/296) dan lain-lain dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'Anha. Diriwayatkan juga oleh Abu Dawud (4119), an-Nasa-i (VIII/209), at-Tirmidzi (1731), dan ia menshahihkannya dari Ibnu 'Umar Radhiyallahu 'Anhuma. Lihat kitab Silsilah Ahaadiits ash-Shahiihah (1864).

  • alt

    NO SYUHRAH (SENSASIONAL)

    Disebut sensasional bila jenis pakaian tersebut sangat mewah dan berbeda dengan kebanyakan orang atau karena pakaian yang sudah sangat lusuh dan compang-camping, atau pakaian tertentu yang sengaja dikenakan agar menjadi terkenal di kalangan masyarakat. Rasulullah Shallallahu 'Alayhi wa Sallam bersabda, yang artinya: "Barang siapa memakai pakaian syuhrah maka Allah akan memakaikannya pakaian yang serupa pada hari Kiamat nanti, kemudian dalam pakaian tersebut akan dinyalakan api Neraka." HR. Abu Dawud (4209) dan Ibnu Majah (3607) dari 'Abdullah bin 'Umar Radhiyallahu-'Anhuma. Lihat kitab Shahiihul Jaami' (6526).

  • alt

    Do'a Nabi

    Nabi Shallallahu-'Alayhi-wa-Sallam memberikan do'a kepada Shahabat yang memakai baju baru. Do'a tersebut adalah, yang artinya: "Berpakaianlah yang baru, hiduplah dengan terpuji, dan matilah dalam keadaan syahid. Semoga Allah menganugerahkan kepadamu hal-hal yang menyejukkan pandangan, baik semasa di dunia maupun di akhirat nanti." HR. Ahmad (II/89), Ibnu Majah (3558), ath-Thabrani dalam al-Kabiir (XII/13127), dan Ibnu as-Sanusi dalam kitab 'Amalul Yaum wal Lailah (268) dari Ibnu 'Umar Radhiyallahu-'Anhuma. Lihat kitab Shahiihul Jaami' (1234).